Showing posts with label P.RAMLEE & SALOMA. Show all posts
Showing posts with label P.RAMLEE & SALOMA. Show all posts

Saturday, 9 November 2013

TAMAN FIRDAUSI

TAMAN FIRDAUSI
BY : P.RAMLEE DAN SALOMA



Berjumpa di taman firdausi
Berdua bermadu asmara
Terpisah tak mingkin terjadi
Kerana berjanji setia
Sungguh indah taman ini
Harum kasih bak baiduri
Dua jiwa satu hati pujaanku 
oh kanda
Berjumpa ditaman firdausi
Berdua bermadu asmara
Terpisah tak mungkin terjadi
kerana berjanji setia



MALAM BULAN DIPAGAR BINTANG

MALAM BULAN DIPAGAR BINTANG
BY : P.RAMLEE DAN SALOMA



Malam bulan dipagar bintang
Makin indah jika dipandang
Bagai gadis beri senyuman
Pada bujang idaman

Belai kasih ingin dimanja
Dengan cumbuan mesra
Untuk pelipur lara
Penawar dik asmara

Mm .... mm .... mm .... mm ...

Malam bulan dipagar bintang
Tambah seri cuaca malam
Murni sungguh ciptaan Tuhan
Bulan bintang lampu alam

Andai kata bintang menyepi
Bulan tidak berseri
Malam menjadi sunyi
Tidak berseri lagi




SAAT YANG BAHAGIA

SAAT YANG BAHAGIA
BY : P.RAMLEE DAN SALOMA



P:Saat yang bahagia
Datang sekejap saja
Namun dalam hatiku
Kasih sudah menjelma
Meresap di jiwa raga
Kekandalah pujaan hati didnda
L:
Saat yang bahagia
Datang sekejap saja
Namun dalam hatiku
Tidak dapat melupa
Adinda pujaan jiwa
Kekasih yang jelita
Penawar duka
P.Ramlee & Saloma Saat Yang Bahagia lyrics found on http://www.lyricsoncall.com/lyrics/pramlee-saloma/saat-yang-bahagia-lyrics.html
P:
Kandalah harapanku
Kekasihku sayang
Pohonlah doa restu
Malam dan siang
L:
Marilah dinda mari
Kita bersama
Memadukan asmara
P&L:
Saat yang bahagia
Datang sekejap saja
Bawa kisah asmara
Di dalam hidup kita
Seandainya kita rindu
Sebutlah oh sebut namaku selalu



SEDANGKAN LIDAH LAGI TERGIGIT

SEDANGKAN LIDAH LAGI TERGIGIT
BY : P.RAMLEE DAN SALOMA




Sedangkan lidah lagi tergigit
Apa pula suami isteri

Buang yang keruh ambil yang jernih
Baru teguh peribadi

Apa guna kita bertengkar
Suami isteri harus bersabar

Kasih sayang rukun dan damai
Hidup seperti dalam mahligai
Maaf hamba wahai dinda

Buang yang keruh ambil yang jernih
Baru teguh peribadi

Suami isteri mesti berpakat
Rumah tangga mendapat berkat

Apa guna selisih faham
Kalau kini aman tenteram
Pohon ampun wahai kanda

Buang yang keruh ambil yang jernih
Baru teguh peribadi