Wednesday, 6 November 2013

WAJAH SIAPA DIHATIMU

WAJAH SIAPA DIHATIMU
BY : AZLINA AZIZ

Wajah siapakah yang dikau cari
Setelah dikau mengecewakanku
Senyuman siapakah yang masih dikau nanti
Untuk mengisi kekosongan jiwa

Lembutnya lidah mengucapkan kata
Melafazkan dendammu rindukanku
Padamu hanayalah aku yang dapat menghiburmu
Dan jua melenyapkan keresahan

( korus )
Tapi kini tiada lagi
Senyuman manis dan tawa mesramu
Terbiar aku...
Keseorangan...

Derita melanda
Mengganggu hatiku
Mengapa begini
Berakhirnya dunia
Cintaku... sayang

Kembalilah dikau dalam hatiku
Terangilah segala kegelapan
Nyalakanlan semula obor cinta kita
Agar damai hatiku dan hatimu 




Tuesday, 5 November 2013

HALAMAN ASMARA

HALAMAN ASMARA
BY : ZIANA ZAIN & AWIE

Setahun aku laluiDetik lama kan kembaliPelita ku nyalakanDi halaman asmara ini
Sering kali ku renungiKenangan mencuit hatiSedar tak sedar detik itu kembaliDetik tahun lagi
Cinta di bawah cahayaDakapan seribu warnaMenerangi indah halaman asmaraKita berdua
Kau melafazkan kerinduanKu sambut kerianganDan terungkaplahImpian di hari mulia
Tercurah kasih dan sayangMenyambut Syawal menjelmaTapi daku gembira bertemu saudaraDi samping kasih yang ku cinta
Kau melafazkan kerinduanKu sambut kerianganDan terungkaplahImpianKau melafazkan kerinduanKu sambut kerianganDan terungkaplahImpian
Kau melafazkan kerinduanKu sambut kerianganDan ( terungkaplah )Impian ( impian )Hari mulia
Kau melafazkan kerinduanKu sambut kerianganDan terungkaplahImpian


Saturday, 2 November 2013

MASIH INGAT TAK LAGI

MASIH INGAT TAK LAGI
BY : NASSIER WAHAB

Masih ingat tak lagi suatu hari
Kita bertemu dan lalu tersenyum
Kita pun bercerita
Dan bergurau senda
Lalu sama-sama jatuh cinta

Masih ingat tak lagi suatu hari
Kita berjalan berpegangan tangan
Kau menatap wajahku
Ku renungi matamu
Lalu melafazkan janji setia

Di ketika itu
Kita saling merindu
Dan bunga pun mekarlah
Di taman aksih sayang
Tapi hanyalah seketika
Akhirnya ku yang terluka

Masih ingat tak lagi suatu hari
Engkau melukakan hatiku lagi
Dan aku pun sakiti
Hatimu sepuasnya
Lalu airmata pun berderailah..


MENUNGGU NASI MINYAK

MENUNGGU NASI MINYAK
BY : HAIL AMIR DAN UJI RASHID

Uji:
Cik Hail jangan marah kalau Uji bertanya
Mengapa Hail belum naik pelamin
Ku ingin merasa nasi minyak kau pula
Lekas-lekaslah kahwin

H.A:
Aduhai Uji Rashid kau buat ku tertawa
Poket ku ini selalu kekurangan
Oh... Ini kan pula hendak kasi makan
Anak daralah orang

Uji:
Hei... Sampai bila ku kan menunggu
Nasi minyak kau itu

H.A:
Sampai ku lihat duhai Uji
Mempunyai anak seribu

Uji:
Cik Hail Uji agak jadi bujang terlajak

H.A:
Bujang terlajak tak apa lah Cik Uji
Oh... Asal kan jangan
Oh... Aku menjadi
Bujang senget sebelah

Uji:
Hail kaki temberang

H.A:
Eh... temberang apa pulak Cik Uji

KU PENDAM BIARPUN PARAH

KU PENDAM BIARPUN PARAH
BY : HERMAN TINO

Apa ku nanti
Sendiri daku sepi
Hadir mu tak bermaya
Kau datang untuk siapa
Dia pun ganti
Bercahaya indah senja
Ku hanya embun pagi
Berkilau sementara
Ku pamer duka lara
Tiada yang simpati
Tusukkan duri hampa
Lukaku parah

Mengharap, tinggal harapan
Menatap pulang
Tinggal tatapan
Ku sangka kini
Kerja di dalaam mimpi
Sedih dalam bayangan
Rupanya kenyataan